Minggu, 15 November 2009

Hari pahlawan

Hari pahlawan
nilah barisan kita ...Yang ikhlas berjuang.
Siap sedia berkorban ... Untuk ibu pertiwi!

Sebelum kita berjaya ... Jangan harap kami pulang!
Inilah sumpah pendekar kita ... Menuju medan bakti!

Andai kata kami gugur semua ... Taburlah bunga di atas pusara.
Kami mohon doa ... Malaysia berjaya!
Semboyan telah berbunyi ... Menuju medan bakti!


Mereka melindungi negara daripada ancaman musuh luar dan dalam. Kepahlawanan mereka membolehkan rakyat Malaysia hidup dengan aman dan selamat sehingga hari ini.

Seharusnya Hari Pahlawan yang disambut pada setiap 31 Julai sejak 1960-an dikenang rakyat Malaysia bagi menghargai pengorbanan anggota keselamatan yang terkorban tidak kira tentera atau polis sebelum dan selepas Malaysia merdeka.

Hari Pahlawan yang juga dikenali sebagai "Poppy Day" menjadi tradisi bagi banyak negara untuk memperingati dan menghargai wira negara yang gugur. Di Malaysia "Bunga Raya" yang merupakan bunga kebangsaan kini diperkenalkan kembali sebagai lambang Hari Pahlawan bagi memperingati perjuangan perwira-perwira tanah air.

Simbol bunga raya digunakan sebagai lambang Hari Pahlawan amat sesuai kerana ia memenuhi ciri-ciri simbolik kepahlawanan sejati. Bunga raya yang berwarna merah melambangkan sifat keberanian dan keikhlasan para pahlawan yang rela berkorban nyawa demi mempertahankan kedaulatan negara.

Jasa para pahlawan negara kita amat besar. Marilah kita sama sama menyedekahkan Al-Fatihah kepada pahlawan pahlawan kita yang sanggup bekorban demi mempertahankan agama, bangsa dan negara.
Trimakasih atas kunjungan anda

Selasa, 03 November 2009

Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda
Berbicara mengenai sumpah, sesuatu yang terlintas dalam pikiran kita adalah suatu pengucapan, ikrar yang diucapkan dan mengandung suatu kemurnian tersendiri.
Sumpah pemuda yang diikrarkan oleh pemuda pada 28 Oktober 1928, berisikan tekad, niat, dan pengakuan para pemuda bahwa mereka mengaku bertumpah darah Indonesia, berbangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan.
Apabila kita perhatikan pada saat ini, di zaman yang penuh dengan sains dan teknologi peran pemuda sangatlah penting. Pendefenisian sumpah pemuda lebih berkembang dan lebih luas lagi. Pemuda harus bisa menjadi aset negara masa depan yang akan membangun negeri ini.

Hancur, baik, buruk, maju, mundur, sejahtera, dan semua bentuk sisi kehidupan berbangsa dan bernegara ada dalam genggaman pemuda.
Namun dalam kenyataan, dapat kita saksikan, sebagian pemuda menunjukkan perilaku-perilaku yang menyimpang. Pemuda yang terlibat dalam narkoba, aksi kekerasan, pergaulan bebas dan tindakan-tindakan yang tidak mencerminkan tindakan pemuda yang berlandaskan moral dan agama.
Melalui moment “sumpah pemuda” tahun 2009 ini, mari kita pulihkan kembali semua yang telah menyimpang di negeri kita. Kita wujudkan tujuan kita melalui pemuda yang bermoral dan beragama.
Majulah Indonesia!!!
Trimakasih atas kunjungan anda

Kamis, 29 Oktober 2009

penghargaan kota hijau

Penghargaan Menteri Kehutanan kepada Kab. Kuantan Singingi
Kabupaten Kuantan Singingi telah mendapatkan penghargaan juara lomba penghijauan dan konservasi alam tingkat Nasional.selamat dan sukses Kepada Pemeritah kabupaten Kuantan Singingi Mendapatkan penghargaan Kategori kabupaten peduli kehutanan
Lomba penghijauan dan konservasi alam Tingkat Nasional tahun 2009
Dari Menteri Kehutanan M.S Kaban

Semoga bisa menambah motivasi untuk selalu peduli dengan alam ini
Suatu anugerah yang sangat berharga bagi kita semua dan perlu kita syukuri. Terlebih lagi kita baru saja memperingati hari jadi Kab. Kuantan Singingi yang ke-10, hal yang harus menjadikan kita lebih optimis untuk membangun Kuantan Singingi.
Namun di balik itu semua, tidak hanya penghargaan semata yang kita banggakan, tetapi kita harus terus menjaga lingkungan kita, hutan kita, alam yang telah menerima kita untuk hidup di dalamnya.

Majulah Negeriku!!!
Trimakasih atas kunjungan anda

Kamis, 15 Oktober 2009

HUT KUANTAN SINGINGI

HUT KUANTAN SINGINGI
Tanggal 12 oktober merupakan suatu hari yang istimewa bagi masyarakat kuantan singing,karena pada hari itu masyarakat kuantan singing merayakan hari jadi kabupaten kuantan singing yang ke-9.untuk memeriakan HUT Kuansing ini maka beberapa waktu lalu,tepatnya hari minggu di kota taluk kuantan diadakan acara lomba gerak jalan santai.dalam acara tersebut SMA Pintar juga ikut ambil bagian.
Pada usia kuantan singingi yang sudah menginjak usia Sembilan tahun ini,kabupaten kuantan singingi telah mengalami banyak perubahan disegala bidang,baik itu pembangunan,pendidikan,ekonomi dan lain-lain.

pada bidang pembangunan kabupaten kuantan singing sangat mengalami perubahan yang begitu pesat,pembangunan hampir merata di kabupaten kuantan singing terutama di ibukota kuansing sendiri,begitu pula dengan bidang yang lainnya.dibidang pendidikan sendiri kuansing telah mengalami perubahan yang cukup membaik,hal itu tak terlepas dari hasil UN tahun yang dicapai kuansing belum lama ini.

Sekarang kabupaten kuantan singingi telah terlepas dari status kabupaten tertinggal hal itu seperti yang dikatakan mentri PDT Bpk.Lukman Edi beberapa waktu lalu.nah dengan hal itu mari kita terus memajukan kuantan singingi ini agar bisa lebih baik lagi dimasa yang akan datang.
Trimakasih atas kunjungan anda

Selasa, 06 Oktober 2009

gempa sumbar


RANAH MINANG DIGONCANG GEMPA

Pada hari rabu 30 september bumi Indonesia kembali menangis,sebuah gempa berkekuatan 7,6 skala richter menggoncang bumi pertiwi ini tepatnya wilayah pariaman Sumatra barat.gempa yang terjadi sekitar pukul 05.00 itu dirasakan cukup lama dan getarannya sangat kuat
Gempa tersebut membuat beberapa tempat dikota padang dan pariaman menjadi hancur terutama perumahan penduduk,sekolah,perguruan tinggi dan instansi pemerintahan dan cukup membuat beberapa aktivitas menjadi lumpuh karena gempa juga membuat beberapa ruas jalan terputus.

gempa yang terjadi kali ini bukan merupakan gempa yang pertama kalinya,gempa ini meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat Sumatra barat,karena begitu banyak korban yang berjatuhan akibat gempa tersebut.
Saat ini warga Sumatra sangat menderita,mereka tidak dapat merasakan bagaimana enaknya tidur dengan tenang,makan dan sebagainya atau barangkali mereka tidak bisa tidur akibat rumah mereka yang hancur dan banyak lagi penderitaan mereka yang lain.
Dengan adanya musiba ini kita hendaknya mengintrospeksi diri dan menyadari betapa besarnya kuasa tuhan,marilah kita bersama menyumbangkan sedikit rezki yang diberikan allah kepada mereka baik itu berupa uang,pakaian ataupun yang lainnya untuk meringankan beban mereka.
Semoga saudara kita yang berada di Sumatra barat sana diberikan ketabahan oleh Allah amin.

Rabu, 30 September 2009

nama:Refki indra hefiandes
kelas:XII ipa 1
guru:Kesenian

Kunjungan bupati di sma pintar
Pada tanggal 20 ramadhan tepatnya hari kamis merupakan hari yang membahagiakan bagi keluarga besar sma pintar karna pada hari itu Bupati kuantan singingi H.Sukarmis beserta beberapa unsur pemerintahan kabupaten kuantan singingi menyempatkan diri untuk berbuka puasa bersama keluarga besar sma pintar.ampai di
Pada hari itu bapak H.Sukarmis terlihat sangat gembira mulai dari pertama datang di sma pintar sampai acara selesai,saat acara penyambutan siswa siswi berbaris mulai dari gerbang sampai didepan gedung skb dengan diiringi oleh musik rabana dan dilanjutkan dengan sa ber
menyempatkan diri untuk berfoto dengan siswa siswi sma pintar dan dilanjutkan dengan buka bersama setelah itu dilanjutkan dengan sholat maghrib berjamaa makan bersama.sholat isya,sholat terawih dan witir berjamaah.
Setelah sholat berjamaa selesai acara silaturrahmipun dimulai bapak bupati,bapak zulkifli dan bapak alwis menyampaikan pidatonya yang berisi harapan harapan kepada siswa siswi sma pintar.sebelum itu bapak H.Zulhefis juga menyampaikan laporannya tentang sma pintar dan dilanjutkan dengan santapan rohani ramadhan yang disampaikan oleh tim safari kuansing.
Hendaknya acara seperti ini dapat berlanjut di masa yang akan dating dan menjadi agenda rutin setiap tahunnya demi mempererat hubungan keluarga besar sma pintar dengan unsur pemerintahan kabupaten kuantan singing.namun karena waktu yang terbatas acara Tanya jawab dan diskusi antara keluarga sma pintar dengan bapak bupati dan rombongan tidak dapat terlaksana,hendaknya di gedung yang baru nanti acara ini dapat terlaksana.

Rabu, 02 September 2009

Artikel Musik Modern

Nama:REfkiindra hefiandes
Kelas:xi ipa1
Tugas:Kesenian
Guru:Ronaldo Rozalino.S.Sn
peterpan
Perjalanan karier
Awal terbentuk
Pada tahun 1997, Andhika (kibor) membentuk band Topi dengan mengajak adik kelasnya di SMU 2 Bandung, Uki (gitar), serta teman mainnya, Abel (bas) dan Ari (drum). Uki pun mengajak teman SMP-nya Ariel yang mengisi posisi vokal. Dengan formasi seperti itulah, mereka mulai manggung dan memainkan musik beraliran Brits alternatif. Kemudian Ari mengundurkan diri dan Topi pun bubar tanpa sebab yang pasti.
Andika mengumpulkan kembali personel Topi di tahun 2000. Namun kali ini, posisi drum dipegang oleh Reza. Untuk memberi warna musik yang lebih dewasa dan lebih kaya melody, maka diajaklah Loekman, teman kakak Indra, yang akhirnya jadi lead guitar (gitar utama). Setelah terbentuk dengan formasi enam orang, mereka pun mengambil nama peterpan. Tanggal 1 September 2000 secara resmi peterpan terbentuk.
Perjalanan profesional peterpan dimulai tahun 2001 dengan merambah dari café ke café di Bandung. Mereka bermain di café O'Hara dan Sapu Lidi dengan membawakan lagu-lagu top 40, serta alternative rock seperti Nirvana, Pearl Jam, Cold play, U2, Creed, dll. Saat di café Sapu Lidi-lah potensi mereka terlihat oleh Kang Noey (basis Java Jive) yang sedang mencari band untuk mengisi album kompilasi. Dari tiga lagu yang dikirim untuk demo, "Sahabat", "Mimpi Yang Sempurna", dan "Taman Langit", terpilih lagu "Mimpi Yang Sempurna" untuk dimasukan ke album kompilasi Kisah 2002 Malam yang dirilis Juli 2002. Tak disangka lagu tersebut menjadi jagoan album ini dan mendongkrak penjualan sampai di atas 150.000 kopi.

Taman Langit
Perusahan rekaman Musica Studios pun tak melewatkan potensi peterpan. Musica mempercepat pengajuan kontrak untuk debut album peterpan. Akhirnya debut album peterpan bertajuk Taman Langit dirilis bulan Juni 2003. Tak dinyana, album itu mampu terjual di atas angka 650.000 kopi. Atas prestasi tersebut, mereka menerima Multi Platinum untuk album Taman Langit.[1]
Tak hanya jumlah penjualan, peterpan juga sukses mencetak rekor konser maraton di enam provinsi dalam tempo 24 jam pada tanggal 18 Juli 2004. Konser bertajuk "LA Lights Peterpan 24 Jam Breaking Record" itu dimulai di Medan, Sumatra Utara sekitar pukul 07.55 sampai 08.40 WIB. Dari sana, mereka lalu melanjutkan di Padang, Sumatra Barat sekitar pukul 10.45 hingga 11.30 WIB. Pada jam 12.55 hingga 13.40 WIB, Peterpan konser di Pekanbaru, Riau, terus Lampung pada jam 16.25 sampai 17.10 WIB. Ariel lantas membuka konser di Semarang, Jawa Tengah, sekitar pukul 19.45 dan berakhir pada 20.30 WIB. Konser Peterpan ditutup di Surabaya sekitar pukul 22.15 sampai 23.00 WIB. Atas prestasinya ini, mereka berhak dicatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).[2]

Bintang di Surga
Tak lama menanti, peterpan kembali merilis album ke-2 bertajuk Bintang di Surga di bulan Agustus 2004. Dalam waktu 2 minggu, album itu telah terjual 350.000 kopi, dan di awal Januari 2005 telah menembus 1,7 juta kopi.[3] Album yang menjagokan "Ada Apa Denganmu" ini sebulan kemudian (Februari 2005) menembus 2 juta kopi.[4] Dan menurut catatan, album kedua peterpan ini mampu terjual sebanyak 3 juta kopi.[5] Nilai yang cukup fantastis, mengingat saat itu sang vokalis, Ariel sedang tersandung masalah. Ariel dikabarkan telah menghamili mantan kekasihnya, Sarah Amalia.[6]
Tahun 2005 juga menjadi tahun 'kejayaan' bagi peterpan, tak hanya dari sisi penjualan album, tapi juga penghargaan. Di awal tahun 2005, peterpan telah meraih penghargaan sebagai artis favorit Indonesia di MTV Asia Aid pada tanggal 9 Mei 2005 di Bangkok.[7] MTV Asia Aid adalah nama lain ajang MTV Asia Awards 2005 yang bisa digelar rutin tiap tahun. Perubahan ini sebagai bentuk kepedulian MTV Internasional atas bencana gempa dan gelombang tsunami yang menerjang di 11 negara, 26 Desember 2004.[8] Dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2005, peterpan menempati urutan teratas nominasi dengan memperoleh 11 nominasi. Empat di antaranya dicetak lewat lagu "Ada Apa Denganmu".[9] Dari 11 nominasi itu, peterpan memenangkan 7 penghargaan, antara lain untuk gelar band terbaik, album terbaik, grafis desain album terbaik dan karya produksi terbaik, semua itu berkat album Bintang di Surga.[10] Pada ajang SCTV Music Awards 2005, peterpan mendapat penghargaan di kategori Album Pop Group Ngetop dan Lagu Paling Ngetop. Setelah tahun sebelumnya juga mendapat Group Pendatang Baru Terngetop. peterpan juga meraih kategori Band Paling Ngetop di SCTV Award 2005
Di tahun 2005, peterpan kembali merilis 2 album. Meski kali ini mereka tidak merilis album 'utama'. Yakni VCD Untuk Sahabat Peterpan yang berisi Orginal VCD Karaoke termasuk video klip serta dokumentasi saat mereka melakukan breaking record konser selama 24 jam di 6 kota.[11] dan album soundtrack film Alexandria.[12]
Perpecahan
Pada tanggal 4 November 2006, Andika dan Indra, resmi keluar dari anggota band. Kedua mantan personil ini pada akhirnya membentuk kelompok lainnya yang diberi nama The Titans.
Pasca keluarnya Andika dan Indra, posisi mereka ditempati oleh dua pemusik tambahan, yaitu Lucky dan David. Dengan formasi tambahan ini, Peterpan merilis, Hari yang Cerah. Acara launching album ini juga dibuat lain karena dilakukan di dua negara. Di RUUMS Kuala Lumpur pada 25 Mei 2007 setelah itu di Bandung di Monumen Pahlawan Gazebo dan disiarkan secara live di 6 stasiun televisi.[13]
Album ini diklaim sebagai album terakhir mereka dengan nama "Peterpan". Ariel mengklaim bahwa pada akhirnya mereka akan melepaskan nama Peterpan dan menggunakan nama lainnya.[14]
Meski tanpa foramsi utuh seperti dulu, peterpan masih mampu memperlihatkan 'taring'nya. Di bulan September 2007, mereka mendapat kehormatan untuk mengikuti acara "Song Festival" di Korea Selatan.[15] Sebelumnnya, peterpan juga masih mampu mengantongi penghargaan sebagai Best Favorite Artis Indonesia MTV Asia Award 2006 dan Album Pop Group Ngetop SCTV Music Award 2006.
Kerusuhan di konser
Sama seperti grup band tenar lain di Indonesia, konser peterpan pun tak lepas dari masalah. Pada tahun 2006, saat konser di stadion Harapan Bangsa Lhongraya Kota Banda Aceh tanggal 22 Februari 2006, sedikitnya 30 orang penonton pingsan, terbanyak diantaranya adalah remaja putri. Tak hanya itu, konser ini pun dinilai melanggar undang-undang Syariat Islam yang telah diberlakukan secara kaffah (menyeluruh) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) karena bercampurnya penonton pria dan wanita di dalam lapangan pertunjukan.[16]
Akibat kerusuhan saat konser bukan hanya menimpa penonton, tapi juga anggota band yang tampil. Hal ini terjadi saat peterpan konser di Stadion Bima Cirebon, 11 April 2006. Hujan batu dilemparkan para penonton tak berkarcis di luar Stadion, akibatnya tak hanya belasan penonton dilarikan ke berbagai rumah sakit akibat lemparan batu, tapi juga sang vokalis, Ariel, yang tak luput dari hujan batu tersebut. Ariel terkena lemparan di bagian dada sehingga langsung diamankan ke luar Stadion. Akibat peristiwa itu konser menjadi terhenti di saat peterpan membawakan lagu kelimanya "Mungkin Nanti" sekitar pukul 20.30 WIB.[17]

Minggu, 16 Agustus 2009

pacu jalur

MAJULAH BUDAYAKU


Kabupaten kuantan singingi merupakan salah satu kabupaten yang berada di provinsi riau yang mempunyai beragam kesenian,diantaranya ialah pacu jalur.pacu jalur merupakan salah satu kebudayaan asli masyarakat kuansing yang rutin diadakan setiap satu tahun sekali dalam rangka memeriakan hari ulang tahun rebublik Indonesia.
Pada tahun ini even nasional (pacu jalur) kembali digelar,namun penyelenggaraannya pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.biasanya pacu jalur digelar beberapa hari setelah memperingati upacara 17 agustus,tetapi pada tahun ini pacu jalur diadakan sebelum peringatan 17 agustuse.inii diadakan karena menghindari terjadinya pacu jalur pada bulan puasa.
Pada tahun ini pacu jalur diikuti sebanyak 136 jalur,jumlah ini berbeda pada tahun sebelumnya dimana pada tahun ini jumlah jalur yang berpartisipasi memang berkurang dari tahun-tahun sebelumnya,tetapi hal itu tidak membuat minat masyarakat krantau kuantan berkurang untuk menyaksikan even yang diadakan satu tahun sekali ini,bahkan masyarakat begitu antusias menyaksikannya.
Pacu jalur inilah yang harus kita jaga dan terus dilestarikan agar kebudayaan kebanggaan kita ini tidak lenyap seiring dengan berjalannya waktu.(pacu jalur budayaku kebanggaanku)

Jumat, 14 Agustus 2009

TARI JAIPONG

name:refki indra hefiandes
klase:x1pa 3
mapel: KESENIAN
lehrer: RONALDO ROZALINO, S.Sn

Jaipongan adalah sebuah genre kesenian yang lahir dari kreativitas seorang seniman Bandung, yakni Gugum Gumbira. Perhatiannya pada kesenian rakyat yang salah satunya adalah Ketuk Tilu membuat seorang Gugum Gumbira mengetahui dan mengenal betul perbendaharaan pola-pola gerak tari tradisi yang ada pada Kiliningan/Bajidoran atau Ketuk Tilu. Gerak-gerak bukaan, Pencugan, nibakeun dan beberapa ragam gerak minced dari beberapa kesenian di atas cukup memiliki inspirasi untuk mengembangkan tari atau kesenian yang kini dikenal dengan nama Jaipongan.

Namun sebelum bentuk seni pertunjukkan itu muncul ada pengaruh yang melatar belakangi bentuk dari pergaulan tersebut. Di Jawa Barat misalnya, tari pergaulan merupakan pengaruh dari Ball Room, yang biasanya dalam pertunjukkan tari-tari pergaulan tak lepas dari keberadaan Ronggeng dan Pamogoran. Ronggeng dalam tari pergaulan tak lagi berfungsi untuk kegiatan upacara, tetapi untuk hiburan atau cara gaul. Keberadaan Ronggeng dalam seni pertunjukkan memilki daya tarik yang mengundang simpati kaum pamogoran. Misalnya pada tari Ketuk Tilu yang begitu dikenal oleh masyarakat Sunda, diperkirakan kesenian ini popular sekitar tahun 1916. Sebagai seni pertunjukkan rakyat, kesenian ini hanya didukung oleh unsur-unsur yang sederhana, seperti waditra yang meliputi rebab, kendang, dua buah kulanter, tiga buah ketuk dar goong. Demikian pula dengar gerak-gerak tarinya yang tidaN memiliki pola gerak yang baku kostum penari yang sederhanz sebagai cerminan kerakyatan.

Seiring dengar rnemudarnya jenis kesenian d atas, mantan pamogorar (penonton yang berperan akti dalam seni pertunjukkan Ketuk Tilu/Doper/Tayub), beralih perhatiannya pada seni pertunjukkan Kiliningan, yang di daerah Pantai Utara Jawa Barat (Karawang, Purwakarta, Bekasi, Indramayu dan Subang) dikenal dengan sebutan Kiliningar, Bajidoran yang pola ibingnya maupun peristiwa pertunjukkannya mempunyai kemiripan dengar kesenian sebelumnya (Ketuk Tilu/Doger/Tayub). Dalam pada itu eksistensi tari-tarian dalam Topeng Banjet cukup digemari, khususnya di Karawang, dimana beberapa pola gerak Bajidoran diambil dari tarian Topeng Banjet ini. Secara koreografi tarian itu masih menampakan pola-pola tradisi (Ketuk Tilu) dimana terdapat gerak-gerak bukaan, pencugan, nibakeun dan beberapa ragam gerak mincid yang pada gilirannya menjadi dasar penciptaan tari Jaipongan_ Beberapa gerak-gerak dasar tari Jaipongan selain Ketuk Tilu, Ibing Bajidor serta Topeng Banjet adalah Tayuban dan Pencak Silat.

Kemunculan tarian hasil karya Gugum Gumbira pada awalanya disebut Ketuk Tilu perkembangan, yang memang karena dasar tarian itu merupakan pengembangan dari Ketuk Tiiu. Karya pertama Gugum Gumbira masih sangat kental dengan warna ibing Ketuk Tilu, baik dari segi koreografi maupun iringannya, yang kemudian tarian itu menjadi popular dengan sebutan Jaipongan.

Karya Jaipongan pertama yang dikenal oleh masyarakat adalah tari Daun Pufus Keser Bojong dan tari Rendeng Bojong, yang keduanya merupakan jenis tai putrid dan berpasangan (putra dan putri). Dari tarian itu muncul beberapa nama penari Jaipongan yang handal seperti Tati Saleh, Yeti Mamat, Eli Somali dan Pepen Dedi Kurnaedi. Awal kemunculan tarian tersebut sempat menjadi perbincangan, dimana isu sentralnya adalah gerakan yang erotis dart vulgar. Namun dari ekspos beberapa media cetak, nama Gugum Gumbira mulai dikenal masyarakat, apalagi setelah Tari Jaipongan pada tahun 1980 dipentaskan di TVRI Stasiun Pusat Jakarta. Dampak dari kepopuleran tersebut lebih meningkatkan frekuensi pertunjukkan, baik di media televisi, hajatan maupun perayaan-perayaan yang diselenggarakan oleh pihak swasta dan pemerintah.

Kehadiran Tari Jaipongan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap para penggarap seni tari untuk lebih aktif lagi menggali jenis tarian rakyat yang sebelumnya kurang perhatian. Dengan munculnya Tarl Jaipongan, dimanfaatkan oleh para penggiat seni taxi unttuk menyelenggarakan kursus-kursus tari Jaipongan dan dimanfaatkan pula oleh pengusaha-pengusaha Pub-pub malam sebagai pemikat tamu undangan, dimana perkembangan lebih lanjut peluang usaha semacarn ini dibentuk oleh para penggiat taxi sebagai usaha pemberdayaan ekonomi dengan nama Sanggar Tan atau grup-grup di beberapa daerah wilayah Jawa Barat, misalnya di Subang dengan Jaipongan gaya kaleran.

Ciri khas Jaipongan gaya kaleran, yakni keceriaan, erotis, humoris, semangat, spontanitas dan kesederhanaan (alami/apa adanya). Hal itu tercermin dalam pola penyajian taxi pada pertunjukkannya, ada yang diberi pola (Ibing Pola) seperti pada seni Jaipongan yang ada di Bandung, juga ada tarian yang tidak dipola (Ibing Saka), misalnya pada Seni jaipongan Subang dan Karawang. Istilah ini dapat kita temui pada Jaipongan gaya Kaleran, terutama di daerah Subang. Dalam penyajiannya, Jaipongan gaya kaleran ini sebagai berikut : 1) Tatalu ; 2) Kembang Gadung 3) Buah Kawung Gopar ; 4) Tari Pembukaan (Ibing Pola), biasanya dibawakan oleh penari tunggal atau Sinde Tatandakan (seorang Sinden tetapi tidak menyanyi melainkan menarikan lagu sinden/juru kawih); 5) Jeblokan dan Jabanan, merupakan bagian pertunjukkan ketika para penonton (Bajidor) sawer uang (Jabanan) sambil salam temple. Istilah Jeblokan diartikan sebagai pasangan yang menetap antara sinden dan penonton (bajidor).

Perkembangan selanjutnya dari Jaipongan terjadi pada tahun 1980-1990-an, dimana Gugum Gumbira menciptakan tari lainnya seperti Toka-toka, Setra Sari, Sonteng, Pencug, Kuntul Man gut, Iring-firing Daun Puring, Rawayan dan Tari Kawung Anten. Dari taritarian tersebut muncul beberapa penari Jaipongan yang handal antara lain Iceu Effendi, Yumiati Mandiri, Miming Mintarsih, Nani, Erna, Mira Tejaningrum, Ine Dinar, Ega, Nuni, Cepi, Agah, Aa Suryabrata dan Asep Safaat.

Dewasa ini Tari Jaipongan boleh disebut sebagai salah satu identitas kesenian Jawa Barat, hal ini nampak pada beberapa acaraacara penting yang berkenaan dengan tamu dari negara asing yang datang ke Jawa Barat, maka disambut dengan Tari Jaipongan. Demikian pula dengan misi-misi kesenian ke mancanegara senantiasa dilengkapi dengan Tari Jaipongan. Tari Jaipongan banyak mempengaruhi kesenian-kesenian lain yang ada di masyarakat Jawa Barat, baik pada seni pertunjukkan wayang, degung, genjring/terebangan. kacapi jaipong dan hampir semua pertunjukkan rakyat maupun pada musik dangdut modern yang dikolaborasikan dengan Jaipong menjadi kesenian Pong-Dut.(SUMBER; TARI JAWA TENGAH)

TARI PIRING

name:refki indra hefiandes
klasse:x1ipa 3
mapel: KESENIAN
lehrer:RONALDO ROZALINO,S.Sn
Tari Piring, Estetika dan Keberanian

Tari Piring merupakan seni tari yang dimiliki oleh orang Minangkabau. Tarian ini diiringi lagu yang dimainkan dengan talempong dan saluang, dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka. Kadangkala piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak oleh para penari tersebut dengan kaki telanjang.


Tari Piring merupakan seni tari yang dimiliki oleh orang Minangkabau. Tarian ini diiringi lagu yang dimainkan dengan talempong dan saluang, dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka. Kadangkala piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak oleh para penari tersebut dengan kaki telanjang.

Tarian ini memiliki gerakan yang menyerupai gerakan para petani semasa bercocok tanam, membuat kerja menuai dan sebagainya. Tarian ini juga melambangkan rasa gembira dan syukur dengan hasil tanaman mereka. Tarian ini merupakan tarian gerak cepat dengan para penari memegang piring di tapak tangan mereka, diiringi dengan lagu yang dimainkan oleh talempong dan saluang. Kadangkala, piring-piring itu akan dilontar ke udara atau pun dihempas ke tanah dan dipijak oleh penari-penari tersebut. Bagi menambah unsur-unsur estetika , magis dan kejutan dalam tarian ini, penari lelaki dan perempuan akan memijak piring-piring pecah tanpa rasa takut dan tidak pula luka. Penonton tentu akan berasa ngeri apabila kaca-kaca pecah dan tajam itu dipijak sambil menarik.

Kesenian tari piring ini dilakukan secara berpasangan maupun secara berkelompok dengan beragam gerakan yang dilakukan dengan cepat, dinamis serta diselingi bunyi piring yang berdentik yang dibawa oleh para penari tersebut. Tari Piring ini menjadi sangat digemari bahkan di negeri tetangga juga seperti Malaysia.

Biasanya acara-acara resmi yang dilakukan di Sumatera Barat menghadirkan Tari Piring sebagai salah satu bentuk pelestraian budaya Minangkabau. Di sekolah-sekolahpun diajarkan kepada siswa-siswa agar bisa melakukan tarian ini. (Sumber : Musfi Yendra-Padang Today)

paduan musik tradisional-modern ciptakan misik menarik

name:refki indra hefiandes
klasse:x1ipa 3
mapel:kesenian
lehrer:Ronaldo Rozalino.s.sn

Kolaborasi berbagai jenis musik tradisional Bali dengan musik modern melibatkan musisi berkaliber internasional Richard Kaal mampu menciptakan seni musik yang memiliki daya tarik bagi umat manusia.

"Kolaborasi musik tradisional Bali antara lain dengan alat musik sexsophone, tabla, rehab dan gitar dinilai telah mampu menciptakan seni yang sangat harmonis," kata Ketua Yayasan Seni Suara Dana Pelestarian Gong Tradisional Bali I Ketut Suardana di Denpasar Kamis.

Hal senada juga diungkapkan Prof Dr I Nyoman Sirtha, SH, MS dari "Bali Heritage Trust" yang juga gurubesar Fakultas Sastra Universitas Udayana, bahwa aneka jenis musik tradisional Bali seperti jenis gamelan gambang, slonding dan saron dipadukan dengan musik modern mampu menarik perhatian masyarakat dunia.

"Keterpaduan alat musik tradisional Bali dengan alat modern beraluan barat berkat pendekatan musikologi dan budaya yang mampu menciptakan seni musik yang serasi dan harmonis," kata Nyoman Sirtha.

Seniman Bali maupun seniman barat dalam proses berkesenian telah mampu mengkemas musik baru yang dapat memperkaya seni budaya tradisional Bali," kata Sirtha.

Ketut Suardana menambahkan, sejak merintis yayasan yang peduli terhadap warisan seni budaya Bali cukup sukses melakukan pementasan di berbagai tempat di Bali, nasional maupun internasional.

Meskipun demikian penyempurnaan musik kolaborasi terus disempurnakan, termasuk untuk memasukkan unsur pewayangan, sebagai penyambung dan merangkai aktifitas seni sehingga menjadi satu-kesatuan yang untuh, unik dan menarik.

Pengkajian itu masih sedang dilakukan, dengan melibatkan para seniman andal, setelah musik kolaborasi sukses mengiringi olah vokal.

Suardana menjelaskan, dalam mengkolaborasikan musik tradisional Bali dengan musik modern, berkat andil Richard Kaal, seorang musisi bertaraf internasional asal Australia.

Richard Kaal (57) yang lebih dari 40 tahun bergelut dalam bidang musik sangat tertarik dengan aneka jenis musik tradisional Bali dan sejak tiga tahun silam bergabung dengan Yayasan Seni Suara Dana. (*/erl)